Nama : Rizki Nurwahyudin
Nim : 17120011
Jurusan
: Ekonomi Manajemen
MK : Aplikasi Komputer
Midterm
Aplikasi Komputer
Pengalaman
Masuk Kuliah
Halo perkenalkan nama saya Rizki
Nurwahyudin dan saya berasal dari Aceh Singkil, Aceh Singkil itu menurut saya
adalah salah satu kota yang bertoleransi tinggi lo karena di Aceh Singkil itu banyak
terjadinya percampuran budaya dan suku, yang menyebabkan terjadi nya
keberagaman budaya sehingga banyak adat istiadat yang berbeda disana.
Disini saya akan sedikit bercerita tentang
bagaimana awal mula saya bisa masuk ke kampus abulyatama dan memilih jurusan
ekonomi manajamen, berawal setelah saya lulus SMA dimana masa itu adalah masa
yang paling menyenangkan di kehidupan saya karena di masa SMA itu dimana adalah
masa” kita mengenal yang namanya cinta, dan keindahan kehidupan remaja. Setelah
lulus SMA saya tidak langsung masuk ke dunia perkuliahan pada masa itu saya
awalnya ingin menjadi backpacker, dan karena keingin itu terjadilah perjalan
yang menyenangkan sebelum memasuki dunia perkuliahan,mulai lah dari perjalan
awal dari medan,bandung,bekasi,yogyakarta dan terakhir berhenti di meulaboh
sebelum akhirnya memutuskan kuliah di Banda Aceh tepatnya di Abulyatama.
Setelah
selesai melakukan perjalan, disitulah saya mulai berpikir tentang Pendidikan demi
untuk masa depan yang lebih baik, akhirnya saya memutuskan untuk memasuki dunia
perkuliahan, awal nya saya ingin berkuliah di Medan, tetapi karena orang tua
tidak mengijinkan karena pergaulan yang terlalu bebas di kota metropolitan
tersebut, akhirnya saya memutuskan untuk berkuliah di Banda Aceh, Awal mula
saya masuk ke Abulyatama itu bermula dari ajakan teman saya,yang juga berkuliah
di universitas tersebut,sebelum akhirnya saya memutuskan kuliah di abulyatama,saya
sedikit tertarik dengan kampus tersebut karena teman saya yang di abulyatama
tersebut menceritakan beberapa hal menarik ketika kuliah di abulyatama, salah
satu nya yaitu abulyatama sebagai kampus tertua di aceh, setelah itu mulai lah
saya ikut tes yang di adakan abulyatama, setelah menjalani beberapa tes
akhirnya di terima lah saya di Abulyatama dengan Jurusan Ekonomi dan Prodi Manajemen,
awal mula saya memilih jurusan ekonomi adalah karena saya ingin menjadi seorang
pengusaha dan sekaligus investor ternama,setelah diterima di abulyatama,dimulai
lah awal perkuliahan yaitu semester I disini saya merasa masih bingung dan
tidak tau harus melakukan apa karena masi baru dan belum ada teman yang saya
kenal sama sekali, seiring berjalannya waktu mulai lah saya mengenal teman” kampus saya satu persatu dan
ternyata perkuliahan itu berbeda dengan masa sekolah karena di masa kuliah ini
kita cenderung di ajarkan untuk bersikap lebih dewasa dan diajarkan untuk lebih
bisa memanage diri sendiri, setelah itu masuk lah semester II disemester ini
saya sudah mulai terbiasa dengan dunia perkuliahan, dimana saya sudah tidak
terlalu canggung tentang dunia perkuliahan dan sudah beradaptasi dengan baik, seiring
berjalannya waktu tanpa terasa saya sudah masuk Semester V, disini lah saya
merasa perkuliahan itu mulai berbeda dan saya mulai dilanda kebingungan, karena
disemester ini saya mulai merasa kalau saya itu sebenarnya salah masuk jurusan,tak
tau kenapa hal ini mulai sering terbesit di benak saya, tak tau penyebab
terjadi nya pemikiran ini dengan pasti, setelah itu mulai lah saya masuk
semester VII disini saya mengambil MK Ulang Aplikasi Komputer dikarenakan saya
ingin memperbaiki MK Aplikasi computer guna untuk memperbaiki nilai keseluruhan
saya atau IPK agar lebih baik dan kedepannya agar lebih mudah dalam mencari
pekerjaan, karena MK aplikasi computer itu salah satu MK, Yang sangat
dibutuhkan di dunia pekerjaan khusunya saat ini, dan karena mempertimbangkan
hal itulah saya mengulang MK aplikasi computer dan sudah berjalan setengah
pertemuan dan dimulai lah diberikan tugas Midterm dan karena tugas itulah, awal
mula terjadinya cerita yang sekarang saya ceritakan ini guna untuk melengkapi
tugas yang telah diberikan, mungkin cukup sekian cerita yang dapat saya
sampaikan, saya berharap pembaca bisa menikmati cerita yang sudah saya ceritkan
ini, terima kasih.
